“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Kupang yang telah berinergi secara konkret dan berkelanjutan bersama Dinas Sosial SBD,” kata Dominikus.

Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi, mencegah eksploitasi anak, sekaligus membuka peluang kerja dan usaha mandiri bagi penerima manfaat.

Dominikus meminta para penerima bantuan menjaga dan merawat peralatan yang telah diberikan.

Iklan

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tetapi dapat menjadi modal untuk membuka usaha mandiri di desa masing-masing.

“Jadikan alat ini sebagai modal untuk membuka usaha mandiri di desa masing-masing guna meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujarnya.

Selain membuka usaha, para penerima bantuan juga diminta membagikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

Dominikus berharap keterampilan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Para peserta juga kami harapkan dapat membagi ilmu dan keterampilan kepada masyarakat di sekitar,” kata dia. (*/rnc)