Kupang, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan peringatan keras kepada jajarannya untuk tidak main-main dengan dana penanggulangan bencana gempa Flores.

Peringatan keras soal penggunaan dana bencana disampaikan Melki Laka Lena dalam sambutannya di acara pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Jumat (28/8/2026) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT.

Melki Laka Lena menyebut bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk penanganan bencana gempa bumi di Flores.

Iklan

Dari jumlah tersebut, Rp160 miliar dialokasikan untuk delapan kabupaten di Flores yang terdampak bencana, sehingga masing-masing kabupaten mendapat Rp20 miliar. Sementara provinsi mendapat Rp40 miliar.

“40 miliar masuk ke kas provinsi. Karena itu kita akan mengawasi agar semua level birokrasi tidak main-main dengan dana bencana ini,” tegasnya.

Menurut Melki, jika dana bencana disalahgunakan, maka bencana akan bergerak menuju birokrasi sebagai pemegang mandat.

“Kalau kita main-main dengan dana bencana ini, maka bencana berikutnya akan bergerak menuju kita sebagai birokrasi dan pemegang mandat,” ungkapnya.

Gubernur Melki berharap dana bencana digunakan dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan daerah yang terdampak bencana.