Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Forum tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan apresiasi sekaligus berbagai kebutuhan pembangunan yang masih harus diperhatikan pemerintah.
Penjabat Kepala Desa Menia menyampaikan sejumlah program pembangunan yang telah dirasakan masyarakat, di antaranya bantuan kawat duri, perahu dan mesin ketinting, pembangunan akses jalan menuju Tambak Garam Kolouju, rumah layak huni, pemasangan meteran listrik gratis, pembangunan sumur bor, hingga perluasan jaringan telekomunikasi melalui pembangunan tower.
Di sisi lain, pemerintah desa menyampaikan sejumlah usulan kebutuhan masyarakat, yakni:
- Penambahan bantuan kawat duri bagi petani.
- Peningkatan akses jalan menuju tambak garam di Menia Timur.
- Penambahan kuota bantuan meteran listrik gratis.
- Pembangunan Kantor Desa Menia Timur.
Pemkab Sabu Raijua Hemat Rp26 Miliar
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Krisman menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal kepemimpinannya, Pemkab Sabu Raijua telah melakukan efisiensi anggaran kedinasan yang menghasilkan penghematan lebih dari Rp26 miliar.
Anggaran tersebut, bersama pemanfaatan dana SILPA, kemudian diarahkan untuk membiayai sejumlah program yang menyentuh langsung masyarakat, seperti santunan duka, pembangunan rumah layak huni, lampu jalan, serta pembangunan infrastruktur jalan.
Gandeng Pemerintah Pusat hingga LSM
Krisman menyadari keterbatasan kemampuan APBD membuat pemerintah daerah harus mencari sumber dukungan lain.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan