Karena itu, Pemkab Sabu Raijua terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, sektor swasta, maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menghadirkan lebih banyak program pembangunan di daerah.

Sejumlah program eksternal yang berhasil dibawa ke Sabu Raijua antara lain renovasi 1.000 unit rumah dari pemerintah pusat, revitalisasi tambak garam, pembangunan sumur bor, bantuan rumah layak huni dari LSM, serta pembangunan 13 tower telekomunikasi.

“Sebagai Bupati saya tidak boleh berdiam diri di tengah keterbatasan anggaran. Kita harus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, swasta maupun LSM agar semakin banyak program yang bisa kita hadirkan di Sabu Raijua. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan bersama, sehingga sinergi dan kolaborasi harus terus kita perkuat demi membangun Sabu Raijua yang semakin maju dan sejahtera,” pungkas Krisman.

Iklan

Kegiatan di Desa Menia tersebut menunjukkan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung kondisi masyarakat sekaligus menyusun langkah pembangunan berdasarkan kebutuhan di lapangan. (*/rnc)