Krisman menyebut perubahan tersebut merupakan dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berimplikasi terhadap Dana Desa dan Transfer ke Daerah (TKD).

Namun, ia menjelaskan bahwa anggaran hasil efisiensi tersebut dialihkan untuk membiayai sejumlah program strategis nasional yang juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Iklan

“Saya merasa rugi kalau anggaran daerah dipotong untuk membiayai program nasional, tetapi program itu tidak hadir di Sabu Raijua. Karena itu saya berupaya keras agar program-program tersebut bisa masuk ke daerah kita dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Salah satu bentuk dukungan Pemkab Sabu Raijua terhadap program tersebut adalah penyediaan lahan kawasan Civic Center untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Menia.

KPM Diminta Bijak Menggunakan Bantuan

Bupati Krisman juga mengingatkan seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan yang diterima secara bijak.

Ia meminta masyarakat memprioritaskan kebutuhan rumah tangga dan mengelola bantuan bersama keluarga untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan.

“Walaupun jumlah bantuannya berkurang, saya berharap Bapak dan Ibu memanfaatkan bantuan ini dengan baik dan dikelola bersama keluarga untuk kebutuhan rumah tangga. Gunakan bantuan ini dengan bijak demi kesejahteraan keluarga,” pesannya.

Warga Sampaikan Aspirasi Pembangunan

Usai menyerahkan bantuan, Bupati Krisman membuka ruang dialog interaktif bersama masyarakat Desa Menia.