Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menghadiri langsung acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan penyerahan memori tugas Camat Boawae dari pejabat lama Vitalis Bai, S.Pt. kepada pejabat baru Cornelius Karno Fao, S.IP. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Boawae, Rabu (22/7/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Walterius Meka, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Nagekeo Oskar Yoseph A. Sina, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo Ny. Agustina Prawitowati, jajaran TP PKK, para camat, Kapolsek Boawae, Koramil Boawae, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Boawae, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Prosesi sertijab diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Nagekeo, dilanjutkan penyematan tanda jabatan kepada camat baru oleh Bupati Simplisius Donatus, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penyerahan memori tugas, hingga penyampaian sambutan.
Bupati: Camat Harus Hadir Melayani Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar proses administrasi, tetapi merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola pemerintahan agar semakin profesional, responsif, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Vitalis Bai atas dedikasi selama memimpin Kecamatan Boawae sekaligus mengucapkan selamat kepada Cornelius Karno Fao yang dipercaya mengemban amanah baru.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kecamatan Boawae, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Vitalis atas pengabdian yang telah diberikan. Kepada camat yang baru, saya ucapkan selamat menjalankan amanah yang telah dipercayakan,” ujar Simplisius.
Bupati menekankan bahwa jabatan camat bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat.
Menurutnya, seorang camat harus mampu menjalankan tiga peran utama, yakni sebagai pelayan masyarakat, katalis pembangunan, dan simbol kehadiran pemerintah.
“Sebagai pelayan masyarakat, kantor camat harus menjadi pusat pelayanan yang terbuka, solutif, dan dapat diandalkan,” tegasnya.
Selain itu, camat dituntut mampu menggerakkan seluruh potensi wilayah dan membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna mendorong percepatan pembangunan.
Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat sering kali menilai kualitas pemerintah dari kepemimpinan seorang camat.
“Keberhasilan seorang camat tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat, seberapa cepat persoalan diselesaikan, dan seberapa kuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” katanya.
Di akhir sambutannya, Simplisius meminta Camat Boawae yang baru segera bekerja tanpa menunggu masa adaptasi.
“Sebelumnya kamu menjadi Sekretaris Camat di tempat ini, jadi saya pikir tidak perlu waktu penyesuaian. Setelah ini langsung gas,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Camat Lama Bangga Tinggalkan Capaian
Dalam kesempatan tersebut, mantan Camat Boawae, Vitalis Bai, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin Kecamatan Boawae.
Ia mengungkapkan telah mengabdi sebagai camat sejak 7 Januari 2021 atau selama lima tahun lebih.
Menurut Vitalis, salah satu capaian penting selama masa kepemimpinannya adalah keberhasilan program sertifikasi tanah masyarakat.
Sebanyak 948 sertifikat tanah milik warga Desa Rowa dan sekitarnya berhasil diterbitkan dan diserahkan secara simbolis pada Februari 2026.
“Saya bersyukur karena dengan dukungan semua pihak, pensertifikatan 948 bidang tanah masyarakat dapat diselesaikan dan telah diserahkan kepada warga,” ungkapnya.
Camat Baru Minta Dukungan Masyarakat
Sementara itu, Camat Boawae yang baru, Cornelius Karno Fao, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kecamatan Boawae.
Mantan Sekretaris Camat Boawae tersebut mengaku telah memahami kondisi wilayah dan siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar.
Ia juga meminta dukungan serta kritik yang membangun agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
“Saya datang kembali ke Boawae dengan tanggung jawab yang lebih besar. Mohon dukungan semua pihak. Tegur saya jika saya salah, karena saya tidak mungkin bekerja sendiri,” ujarnya.
Usai pelaksanaan serah terima jabatan Camat Boawae, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan dan serah terima kepengurusan TP PKK serta pengukuhan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Boawae sebagai bagian dari penguatan kelembagaan di tingkat kecamatan. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan