Menurutnya, dari proses pembinaan tersebut telah lahir sejumlah atlet yang mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional pada berbagai cabang olahraga seperti tinju, kempo, karate, atletik, sepak takraw, silat, hingga tarung derajat.

“Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri Nusa Tenggara Timur memiliki bakat, karakter, dan daya juang yang luar biasa. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Piala Rektor Cup III UPG 1945 NTT 2026, diharapkan lahir atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat persiapan NTT menuju PON 2028. (*/rnc)