Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut mantan atlet tinju nasional itu, setiap kejuaraan merupakan momentum penting bagi atlet untuk menguji kemampuan teknik, taktik, dan stamina yang selama ini diasah dalam latihan.
“Setiap kejuaraan adalah ajang uji coba teknik, taktik, dan stamina yang sudah kita latih di tempat latihan masing-masing. Inilah tempat kita mempraktikkan seluruh keterampilan yang telah diperoleh. Kejuaraan seperti ini memberikan pengalaman dan menambah jam terbang bagi para atlet,” ujarnya.
Johni menegaskan bahwa pengalaman bertanding menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi. Oleh karena itu, turnamen seperti Piala Rektor UPG 1945 memiliki peran strategis dalam proses pembinaan olahraga di NTT.
Tinju jadi Andalan NTT Menuju PON 2028
Wakil Gubernur menilai cabang olahraga tinju dan bela diri lainnya merupakan kekuatan utama NTT yang diharapkan mampu menyumbangkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan target tinggi untuk cabang olahraga tinju saat NTT menjadi salah satu tuan rumah PON 2028.
“Tinju dan cabang olahraga bela diri lainnya merupakan salah satu kekuatan olahraga NTT yang kita andalkan untuk meraih medali pada PON mendatang. Untuk cabang tinju, target kita minimal empat medali emas,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan