Waingapu, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan malaria melalui pelatihan kader dan pendamping kader Juru Malaria Desa (JMD) yang digelar di Hotel Mayze Waingapu, Senin (31/8/2026).

Mewakili Bupati Sumba Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumba Timur, Yulius Ngenju, ST., menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Pelatihan Kader/Pendamping Kader JMD Integrasi Program Malaria PERDHAKI–Global Fund.

Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026, dengan melibatkan 41 peserta. Peserta terdiri dari 31 kader JMD dan 10 pendamping kader.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berada di garis depan dalam pencegahan dan penanggulangan malaria di tingkat masyarakat.

Kader JMD jadi Ujung Tombak Pencegahan Malaria

Dalam kegiatan tersebut, Yulius Ngenju menyampaikan sambutan Bupati Sumba Timur. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur memberikan apresiasi kepada PERDHAKI dan Global Fund atas dukungan dan kerja sama dalam memperkuat program pengendalian malaria di daerah.

Menurut pemerintah daerah, keberadaan kader JMD dan pendamping memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.