Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kerja-kerja untuk mendampingi dan mendengarkan korban, terutama suara perempuan, harus terus dilakukan,” kata Dahlia.
SETARA Institute Ungkap Penyebab Berulangnya Intoleransi
Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, menyebut sedikitnya enam faktor yang menyebabkan pelanggaran kebebasan beribadah terus berulang di Indonesia.
Tiga faktor utama yang disorot antara lain keberadaan regulasi diskriminatif di berbagai daerah, dominasi kelompok mayoritas dalam pengambilan keputusan, serta normalisasi tindakan intoleran terhadap kelompok minoritas.
Menurut Halili, berbagai kasus penolakan rumah ibadah kerap terjadi karena kelompok tertentu merasa memiliki legitimasi untuk membatasi aktivitas keagamaan pihak lain dengan merujuk pada ketentuan dalam PB2M.
“Korbannya selalu kelompok yang sedikit dan dianggap lemah,” ujarnya.
HKI Purwakarta Ceritakan 20 Tahun Perjuangan
Dalam video testimoni yang diputar selama acara, Calon Pendeta Huria Kristen Indonesia (HKI) Purwakarta, Letare Siregar, menceritakan pengalaman jemaatnya yang menghadapi hambatan beribadah sejak 2006.
Ia mengungkapkan gereja mereka mengalami tekanan hingga akhirnya ditutup paksa oleh massa. Kondisi tersebut memaksa jemaat melaksanakan ibadah secara berpindah-pindah dari rumah ke rumah.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan