Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“BEM Nusantara NTT berpandangan koperasi tidak boleh dijalankan dengan pendekatan kekuasaan yang tertutup dan elitis. Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya jabatan dan posisi pengurus, tetapi juga kepercayaan ribuan anggota yang selama ini mempercayakan hidup dan ekonominya kepada koperasi,” ujarnya.
BEM Nusantara NTT juga meminta agar seluruh dinamika yang menimbulkan polemik dibuka secara terang kepada publik dan anggota koperasi.
Mereka mengingatkan agar koperasi yang lahir untuk melindungi masyarakat kecil tidak berubah menjadi ruang kepentingan segelintir elite.
Selain itu, Andhy menegaskan masyarakat ekonomi menengah ke bawah merupakan kelompok yang paling terdampak apabila tata kelola koperasi mengalami krisis integritas.
“Ketika kepercayaan anggota runtuh, maka yang ikut terancam adalah stabilitas ekonomi keluarga-keluarga kecil yang selama ini bergantung pada koperasi sebagai ruang penyelamatan ekonomi rakyat,” katanya.
Karena itu, BEM Nusantara NTT mendesak seluruh proses yang memicu polemik dievaluasi secara terbuka, objektif, dan sesuai aturan perundang-undangan serta prinsip koperasi.
Mereka juga meminta pengurus, pengawas, dan seluruh pihak terkait menunjukkan tanggung jawab moral demi menjaga marwah koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan