Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dunia teknologi dikejutkan dengan kembalinya sang pelopor media sosial, Friendster. Kita tunggu saja perkembangannyag populer di awal era 2000-an ini resmi melakukan comeback dengan merilis aplikasi terbaru khusus untuk pengguna iPhone (iOS).
Langkah ini menandai babak baru bagi Friendster untuk kembali bersaing di industri media sosial global yang kini didominasi oleh raksasa seperti Meta dan TikTok. Namun, alih-alih mengikuti arus, Friendster hadir dengan konsep yang sangat kontras dan segar.
Kembali ke Akar: Koneksi Dunia Nyata
Melansir laporan dari Bloomberg Technoz, aplikasi Friendster di iOS menawarkan pendekatan yang sangat personal. Berbeda dengan platform modern yang mengejar angka pengikut (followers), Friendster hanya berfokus pada koneksi pertemanan di dunia nyata.
Salah satu fitur unik yang ditawarkan adalah sistem pertemanan melalui interaksi langsung. Pengguna dapat menambahkan teman dengan cara mendekatkan perangkat (phone-to-phone), memastikan bahwa orang yang terhubung memang saling mengenal secara fisik.
Keunggulan Utama Friendster Versi Baru
Di tengah kekhawatiran global mengenai privasi digital, Friendster memposisikan diri sebagai platform “bersih”. Berikut adalah komitmen utama mereka:
Tanpa Iklan & Spam: Pengguna tidak akan terganggu oleh konten promosi yang mengganggu pengalaman berselancar.
Tanpa Algoritma: Feed Anda murni berisi pembaruan dari teman-teman Anda, bukan konten viral yang dipaksakan oleh mesin.
Keamanan Data: Friendster menegaskan tidak akan pernah menjual data pribadi pengguna kepada pihak ketiga.
Tanpa Follower: Tidak ada konsep akun publik atau rekomendasi akun asing. Anda hanya melihat orang yang Anda kenal.
“Friendster membantu terhubung dengan orang-orang yang benar-benar dikenal. Tidak ada iklan, tidak ada algoritma, tidak ada spam, dan kami tidak pernah menjual data Anda,” tulis pernyataan resmi perusahaan.
Fitur Simpel dan Privat
Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana namun fungsional. Beberapa fitur yang sudah tersedia meliputi:
Feed Khusus Teman: Menampilkan unggahan dari lingkaran pertemanan terdekat secara kronologis.
Pesan Pribadi & Grup: Memungkinkan komunikasi yang lebih intim dan aman.
Notifikasi Sederhana: Notifikasi interaksi dibuat lebih privat dan tidak berlebihan.
Mengulang Kejayaan Masa Lalu?
Sebagai informasi, Friendster pernah menjadi penguasa media sosial sebelum akhirnya pamit pada tahun 2015. Kembalinya mereka di tahun 2026 (atau saat ini) merupakan upaya untuk memberikan alternatif bagi pengguna yang jenuh dengan ekosistem media sosial yang penuh iklan dan manipulasi algoritma.
Dengan mengedepankan privasi dan relasi nyata, Friendster mencoba merebut kembali hati para pengguna lama sekaligus menarik minat generasi baru yang mulai peduli pada keamanan data. Apakah strategi ini mampu meruntuhkan dominasi platform besar? Kita tunggu saja perkembangannya.






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

