Jakarta, RakyatNTT.ID Google sering dijuluki sebagai “raja internet” karena hampir seluruh aktivitas pengguna di dunia maya memanfaatkan layanan-layanannya.

Mulai dari Google Search untuk mencari informasi, Google Maps untuk navigasi lokasi, Gmail untuk berkirim email, hingga Google Photos untuk menyimpan foto dan video.

Berbagai layanan tersebut memang sangat membantu aktivitas digital sehari-hari. Namun di balik kemudahan itu, setiap pengguna sebenarnya meninggalkan jejak digital setiap kali menggunakan layanan Google.

Iklan

Data aktivitas tersebut kemudian dapat digunakan untuk menganalisis kebiasaan pengguna, termasuk menampilkan iklan yang lebih relevan. Bagi pengiklan, informasi ini menjadi sangat berharga karena dapat digunakan untuk membuat profil pengguna (profiling) guna memaksimalkan promosi produk dan jasa.

Bahkan dalam beberapa kasus, pengumpulan data masih dapat terjadi meskipun pengguna telah menonaktifkan riwayat lokasi.

Jika merasa tidak nyaman dengan pelacakan tersebut, pengguna sebenarnya bisa menghentikan Google melacak aktivitas internet melalui pengaturan akun. Berikut langkah-langkahnya.

Cara Menghentikan Google Melacak Aktivitas Internet

Mengutip CNET, berikut cara menonaktifkan pelacakan aktivitas Google:

  • Masuk ke akun Google.
  • Pilih menu Manage Your Google Account.
  • Buka bagian Privacy & Personalization.
  • Pilih Manage Your Data & Personalization.
  • Scroll ke bawah hingga menemukan menu Activity Controls, lalu klik Manage Your Activity Controls.
  • Cari opsi Web & App Activity, kemudian geser tombol toggle untuk mematikannya.
  • Akan muncul pemberitahuan konfirmasi, lalu pilih Pause.

Setelah langkah tersebut dilakukan, fitur pelacakan aktivitas oleh Google akan dihentikan. Namun konsekuensinya, iklan yang muncul menjadi kurang relevan dan rekomendasi pencarian mungkin tidak lagi sepersonal sebelumnya.