Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“NTT melahirkan tokoh-tokoh besar seperti Ben Mboi, Frans Seda, dan Sony Keraf yang memberi kontribusi besar bagi republik. Potensi ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Prodi PPDS dan Subspesialis ini mampu menjawab persoalan klasik di NTT, seperti tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta keterbatasan layanan dokter spesialis di daerah terpencil.
“Kita ingin ada harapan baru, agar masyarakat di wilayah terpencil bisa terlayani dengan baik,” tegasnya.
Gubernur NTT Wajibkan Lulusan Mengabdi di Daerah
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang hadir langsung dalam kegiatan peluncuran ini, menyatakan dukungan penuh terhadap Prodi PPDS Undana. Ia menegaskan, mahasiswa asal NTT yang mengikuti program ini wajib mengabdi di daerah setelah lulus.
“Anak-anak NTT yang masuk program ini wajib hukumnya sekolah dan setelah selesai harus tetap di NTT. Jangan sekolah di sini lalu bekerja di luar daerah,” tegas Melki.
Pemprov NTT bersama para bupati dan wali kota akan melakukan seleksi ketat serta menyiapkan rumah sakit mitra. Selain RSUP Ben Mboi, RSUD WZ Johanes juga akan menjadi rumah sakit pendidikan. Rumah sakit di kabupaten/kota pun diminta bersiap menjadi wahana praktik.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

