Revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembenahan bangunan, tetapi juga penataan lingkungan dengan tetap menjunjung tinggi nilai kearifan lokal. Upaya ini mencakup:

  • Perbaikan struktur rumah adat (Uma Mbatangu)
  • Pemulihan atap alang-alang dan kayu penyangga
  • Penataan area upacara, termasuk kawasan perkuburan megalitik di pusat kampung

Dukung Pariwisata dan Pelestarian Tradisi

Bupati berharap program ganda ini dapat menjadi pemicu perkembangan daerah. Revitalisasi kampung adat diyakini akan mendorong kemajuan pariwisata berbasis budaya, sementara penyediaan alat musik tradisional memastikan keberlanjutan tradisi bagi generasi mendatang.

“Ini adalah langkah penting untuk menjaga identitas SBD sekaligus membuka peluang ekonomi melalui pariwisata budaya,” tegasnya. (*/rnc)

Iklan