Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID — Setelah mendominasi kasus influenza di Malaysia dan Singapura, kini virus Influenza A subtipe H3N2 resmi terdeteksi di Indonesia.
Data dari Surveilans dan Karantina Kesehatan (Surkarkes) Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi bahwa virus ini telah beredar di tanah air hingga akhir Oktober 2025.
“Di minggu ke-42, dari total 95 spesimen diperiksa, terdapat 24 kasus influenza dengan rincian 16 kasus Influenza A (H3N2) dan 8 kasus Influenza B (Victoria),” tulis laporan Kemenkes, Kamis (30/10/2025).
Secara nasional, positivity rate influenza turun menjadi 25%, dari sebelumnya 42% pada pekan sebelumnya. Pemeriksaan dilakukan di 13 Balai/Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat (B/BLKM), 9 rumah sakit, dan beberapa Laboratorium Biologi Kesehatan di Indonesia.
Situasi Terkini Influenza A (H3N2) di Indonesia
Meski virus H3N2 sudah masuk ke Indonesia, Kementerian Kesehatan menegaskan tidak ada alasan untuk panik. Kasus influenza di Indonesia saat ini masih tergolong rendah dan terkendali.
Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, karena penularannya bisa terjadi melalui udara, percikan batuk, atau bersin.
“Penyakit ini masih bisa dikendalikan dengan penerapan protokol kesehatan dasar dan pola hidup bersih,” tulis Kemenkes dalam laporan resminya.
Gejala Influenza A (H3N2) pada Anak yang Harus Diwaspadai
Ahli Virologi Molekuler Monash University, Prof. Vinod Balasubramaniam, menyebutkan bahwa virus H3N2 memiliki gejala yang mirip flu biasa, namun bisa berkembang lebih berat pada anak-anak dan lansia.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

