Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Fenomena ini kemudian berkembang menjadi bai lan (let it rot), simbol pesimisme anak muda terhadap masa depan di tengah biaya hidup tinggi dan mobilitas sosial yang menyusut.
Asia Tenggara: Filipina, Thailand, dan Indonesia
Krisis pekerjaan juga nyata di Asia Tenggara. Di Filipina, hampir 80% Gen Z ingin bekerja di luar negeri, dengan remitansi mencapai 9% PDB negara. Migrasi menjadi pilihan utama demi bertahan hidup.
Di Thailand, jumlah anak muda yang tidak menempuh pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan melonjak menjadi 1,4 juta pada 2023.
Sementara itu, di Indonesia, sekitar 16% pemuda usia 15–24 tahun menganggur, jauh di atas rata-rata nasional. Pekerjaan informal dan kontrak jangka pendek masih mendominasi, memaksa banyak anak muda bermimpi bekerja di luar negeri.
Janji Lama yang Pudar
Fenomena ini menunjukkan bahwa janji lama—bahwa kerja keras dan pendidikan tinggi menjamin masa depan cerah—mulai kehilangan relevansinya. Lonjakan biaya hidup, persaingan kerja yang ekstrem, serta ketidakpastian ekonomi membuat generasi muda Asia harus mencari jalan baru dalam mendefinisikan arti kesuksesan. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

