Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Pasar tenaga kerja global diperkirakan mengalami perubahan besar pada tahun 2030. Berdasarkan laporan terbaru World Economic Forum (WEF), pasar kerja dunia diproyeksikan tumbuh sekitar 14 persen, namun di saat yang sama akan terjadi penurunan sebesar 8 persen pada sejumlah jenis pekerjaan.
Meski prospeknya secara keseluruhan masih positif, WEF menegaskan bahwa pengembangan keterampilan menjadi kunci utama agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan peran-peran baru yang muncul akibat perubahan permintaan pasar.
39 Persen Keterampilan Pekerja Akan Berubah
Mengutip laporan yang dilansir Gulf News, Sabtu (3/1/2026), sekitar 39 persen keterampilan inti pekerja diperkirakan akan berubah pada 2030. Pergeseran ini menandai pentingnya pembelajaran berkelanjutan, peningkatan keterampilan (upskilling), serta pelatihan ulang (reskilling) bagi para pekerja.
Pemberi kerja pun didorong untuk memprioritaskan program pelatihan agar tenaga kerja memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Akses Digital dan AI jadi Penggerak Utama
Laporan WEF menyoroti pertumbuhan akses digital sebagai salah satu tren makro paling transformatif. Tren ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 19 juta pekerjaan baru hingga 2030, namun sekaligus menggantikan sekitar 9 juta pekerjaan yang ada saat ini.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

