Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Hal senada jugg disampaikan Ade Lami, member’s IKASMANSA’87. Dihubungi terpisah, Ade mengatakan, persiapan yang dilakukan sudah berjalan sesuai rencana. “Perserta wajib hadir di Sector’87 Kupang pada tanggal 2 Oktober. Kita silaturahmi dan berbincang untuk memantapkan rencana karya bakti kita. Setelah itu besoknya, tanggal 3 Oktober, peserta berangkat. Sebelum ke Maumolo, kita singgah dulu di Kapan, SoE. Ada kegiatan tabur bunga di lokasi yang tandus, sambil menikmati keindahan alam Kapan. Setelah makan siang, baru lanjut ke Maumolo,” ungkap Ade.
Terkait sumur bor yang dibangun Yayasan Felix Maria Go, lanjut Ade, saat melakukan survei lapangan dua kali ke Maumolo, dirinya melihat langsung pemanfaatan air bersih dari sumur bor tersebut. “Saya dua kali ke Maumolo, dan kami melihat langsung ada dua sumur bor yang airnya sudah dimanfaatkan warga. Sangat positif apa yang dilakukan Yayasan Felix Maria Go, karena warga memang mengeluhkan kekurangan air bersih,” papar Ade.
Sekedar tahu, Ratna Mella, anggota IKASMANSA’87 lainnya, sebelumnya juga telah melakukan pelatihan pembuatan kue bagi ibu-ibu di Kampung Maumolo. Difasilitasi Yayasan Felix Maria Go kala itu, Ratna Mella yang terkenal sebagai koki kue di Kupang, mengajari ibu-ibu setempat membuat soft cookies sorgum, donat, bomboloni, dan onbitjkoek cake.



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

