Tugas kita, guru, orangtua, hanya ini: membantu para murid itu, anak-anak kita, sangat percaya pada kemampuan dirinya (otosugesti), yaitu bahwa mereka bisa membuat mimpinya menjadi nyata dengan belajar lebih total dari hari ke hari. Dari minggu ke minggu.

Dari bulan ke bulan. Dari tahun ke tahun. Itu, tentu, bisa dilakukan, bila mereka belajar dan diajar sesuai dengan bakat, minat dan kebutuhan belajarnya itu. Itu saja. Selain itu tidak. Titik.

Jadi, jangan seperti sekarang, di sekolah, semua anak kita belajar begitu banyak mata pelajaran yang tidak semuanya relevan dengan bakat/talenta, minat, dan kebutuhan belajarnya. Akibatnya muncul hal-hal negatif yang disebutkan di atas. Semoga SR tidak. (*)

Iklan