“Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilakukan pada Hari Bhayangkara ke-79, tanggal 1 Juli 2025 nanti,” tuturnya.

Dijelaskan, aspek-aspek yang dinilai antara lain ketersediaan pekarangan, keragaman pangan lokal, proses pembibitan, pemupukan dan pemanenan, sinergisitas dan kolaborasi serta keberlanjutan, manfaat sosial dan ekonomi.

Apresiasi dari Pemda

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Alfrit D. Elimanafe memberi apresiasi terhadap kegiatan yang digelar oleh Polres Rote Ndao ini. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan bukan saja tanggung jawab Pemda , tapi juga tanggung jawab bersama semua pihak.

Iklan

Kepolisian telah melakukannya dengan mengedukasi dan memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan untuk budidaya tanaman produktif untuk konsumsi sehari-hari dan juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga dan diikutsertakan dalam lomba pekarangan bergizi ini.

Dengan adanya pekarangan pangan bergizi di setiap rumah tangga, akan membawa dampak positif terhadap penurunan angka stunting di Kabupaten Rote Ndao.

Akademisi Universitas Nusa Lontar, Nelson Ketti mengatakan perlombaan ini menyadarkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan tanaman yang produktif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Juga dapat membantu meningkatkan penghasilan keluarga itu sendiri,” ujarnya. (rnc12)