Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Namun, eskalasi tetap terjadi. Sehari sebelum serangan ke Mahrouna, pada Jumat (27/6), serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di Nabatieh, menewaskan satu orang dan melukai 13 lainnya.
Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa serangan Israel menyasar infrastruktur bawah tanah Hizbullah di Belfort, yang diyakini sebagai bagian dari sistem pertahanan kelompok tersebut.
Meskipun keduanya telah menandatangani gencatan senjata sejak November 2024, pelanggaran kerap terjadi. Salah satunya adalah serangan roket pada Maret 2025 yang diklaim bukan diluncurkan Hizbullah namun tetap dibalas Israel dengan menyerang wilayah Beirut.
Jika klaim Israel terhadap aktivitas militer Hizbullah benar, maka serangan ini bisa dianggap sebagai pelanggaran langsung terhadap perjanjian gencatan senjata yang disepakati kedua pihak. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan