Pemasukan harian: Rp24,5 miliar

Pemasukan tahunan: Rp8,9 triliun

“Itu pun hitungan sederhana. Belum termasuk potongan resmi yang diambil dari driver,” ungkap Adian.

Iklan

Minta Transparansi dan Sikap Tegas Negara

Adian mengkritik sikap pasif negara atas praktik pungutan yang disebut-sebut “lumrah” ini.

“Wajar jika kemudian banyak orang bertanya, ‘Apa yang membuat negara mendiamkan ini? Apakah ada sesuatu?’,” ujarnya tajam.

Ia mendesak agar dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan Rapat Kerja Komisi V dengan Menteri Perhubungan, semua data dapat dibuka secara transparan oleh aplikator.

Sebagai Sekjen Pena 98 dan Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR, Adian menegaskan bahwa pungutan yang terjadi selama bertahun-tahun tanpa dasar hukum yang jelas, berpotensi melanggar prinsip keadilan dan regulasi negara. (*/rnc)