Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – PT Flobamor (Perseroda) beroperasi kembali setelah sempat ‘mati suri’ selama beberapa tahun terakhir. Perusahaan pelat merah itu sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi dan DPRD NTT untuk mengembangkan tiga bisnis dari delapan rencana bisnis yang diajukan manajemen. Tiga bisnis dimaksud yakni perhotelan, perkapalan dan pengelolaan NTT Mart.
Kondisi Riil PT Flobamora
Direktur Utama, Elcid Li mengatakan kondisi PT Flobamor sungguh memprihatinkan. Kendati demikian, manajemen baru yang dilantik pada 25 Mei 2026, berani turun gunung dengan komitmen menghidupkan kembali perusahaan ini.
“Syarat yang kami ajukan sederhana yakni tidak ada intervensi. Patokannya cuma regulasi. Kita berharap PT Flobamora mampu bangkit dan menjadi kontributor PAD NTT,” ujar Elcid Li dalam konferensi pers di Kantor PT Flobamor, Kamis (13/8/2024).
Direktur Keuangan dan Operasional, Maxi Julians Rihi Dara menambahkan, PT Flobamor berdasarkan audit BPKP 2024 seharusnya sudah masuk kategori bangkrut. Indikatornya terlihat jelas pada angka rasio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) yang sudah parah sekali,” jelasnya.
Menurutnya, tingginya biaya operasional yang berbanding terbalik dengan pendapatan operasional, mengakibatkan PT Flobamor tercatat punya utang hingga Rp40 miliar.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan