Jakarta, RakyatNTT.ID – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Negara (BGN), Sony Sanjaya, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6/2026) terkait penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan penyidik mengonfirmasi sejumlah data mengenai pihak-pihak yang diduga pernah meminta titik MBG. Konfirmasi tersebut dilakukan dengan memeriksa percakapan WhatsApp yang tersimpan di telepon seluler milik kliennya.

“Jadi tadi penyidik mengonfirmasi data-data dari permintaan titik yang kemarin nama-nama itu, diperlihatkan dari handphone klien kami itu, betul tidak nama ini minta, di daerah mana saja dia minta? Dibukainlah tadi WhatsApp permintaan terkait titik itu,” kata Krisna kepada wartawan, Kamis.

Iklan

Menurutnya, jumlah nama yang sebelumnya tercatat sebanyak 26 orang kini bertambah menjadi 41 nama. Penambahan itu ditemukan setelah penyidik membuka percakapan salah satu pihak yang di dalamnya terdapat tabel berisi puluhan nama.

“Dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang, pas dibuka tadi hasil chat-nya, tabelnya itu terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi totalnya sekarang bertambah jadi 41 nama. Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu,” ujarnya.