So’E, RakyatNTT.ID – Sebuah video yang memperlihatkan tiga anak sekolah dasar berjalan pulang dengan perlengkapan sekolah yang sudah usang viral di media sosial dan mengundang perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, ketiga anak tampak mengenakan sandal yang telah rusak serta membawa tas sekolah yang robek dan penuh tambalan.

Video sederhana itu akhirnya sampai kepada Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko. Menanggapi kondisi tersebut, Kapolda NTT langsung memerintahkan jajaran Polres Timor Tengah Selatan (TTS) untuk menelusuri keberadaan anak-anak tersebut dan memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Iklan

Langkah cepat tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, menjelaskan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial dengan menginstruksikan Kapolsek Mollo Selatan bersama personel turun langsung ke lapangan.

“Kami mendapat informasi mengenai postingan yang memperlihatkan beberapa anak sekolah berjalan pulang dengan kondisi perlengkapan sekolah yang kurang layak. Atas arahan Bapak Kapolda NTT, kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi mereka dan mencari tahu kebutuhan yang dapat dibantu,” ujar AKBP Hendra Dorizen, Sabtu (6/6/2026).

Ditemukan di Desa Oelbubuk

Setelah melakukan penelusuran, petugas akhirnya menemukan ketiga anak tersebut di Desa Oelbubuk, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan.