Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Produk seperti puding kelor, jagung bose, susu sapi, dendeng, rumput laut, hingga alpukat mentega Soe juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai gizi sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan pangan bergizi bagi anak, tetapi juga memperkuat pendapatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM.
Perikanan jadi Sumber Protein untuk Anak
Sektor perikanan juga menjadi salah satu fokus yang ditawarkan Undana dalam pengembangan solusi penanganan gizi dan stunting.
Pengembangan budidaya diarahkan pada berbagai jenis perairan, mulai dari air tawar seperti ikan gurami, nila dan lele, air payau seperti udang vannamei, hingga marikultur atau budidaya laut.
Komoditas yang dikembangkan antara lain kerapu, kakap, lobster, rumput laut dan teripang.
Optimalisasi sektor perikanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap sumber protein hewani berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Penanganan Stunting Tak Cukup dari Sektor Kesehatan
Undana menilai persoalan stunting tidak dapat diselesaikan hanya melalui intervensi medis di fasilitas kesehatan.
Persoalan ketersediaan pangan, kualitas konsumsi, daya beli keluarga, hingga kemampuan masyarakat memproduksi pangan bergizi secara mandiri juga menjadi faktor penting yang harus ditangani.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan