“Hari ini kami memang berpikir tentang bagaimana bisa meningkatkan ekonomi. Ini menjadi alternatif bagi mereka untuk menemukan ekonomi di lingkup jemaat,” katanya.

Telur untuk Gizi Keluarga dan Pencegahan Stunting

Program budidaya ayam petelur ini juga memiliki dimensi strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat.

Ketersediaan telur yang dihasilkan kelompok diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan protein hewani secara berkelanjutan. Sebagian hasil produksi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi rumah tangga.

Iklan

Dengan demikian, program tersebut diarahkan untuk menggabungkan dua manfaat sekaligus, yakni peningkatan ketahanan pangan keluarga dan penguatan ekonomi masyarakat.

Konsep ini sekaligus mendukung upaya penanganan masalah gizi dan stunting melalui peningkatan akses keluarga terhadap sumber protein hewani.

Bagian dari Gerakan Kolaboratif Penanganan Stunting

Program pemberdayaan ayam petelur ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan diseminasi yang sebelumnya dilaksanakan di Aula Rektorat Undana pada 22 Agustus 2026.

Agenda tersebut dihadiri Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Samuel Banyamin Pandie, S.Th., serta Bupati Kupang Yosef Lede, S.H.