Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Perspektif tersebut menjadi pengingat bahwa kemampuan mengakses informasi perlu disertai kecakapan mengevaluasi sumber, menguji argumen, serta mempertimbangkan dimensi etis dari setiap keputusan.
Undana Perkuat Ruang Diskusi Kritis tentang Demokrasi
Forum bedah buku Filsafat Politik mempertemukan beragam perspektif akademik untuk membaca kembali pemikiran tokoh-tokoh seperti Immanuel Kant, Karl Marx, John Rawls, Jürgen Habermas, dan Charles Taylor dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.
Pembahasan tersebut membuka ruang refleksi mengenai hubungan antara kekuasaan, hak asasi manusia, pluralisme, ruang publik, dan tanggung jawab negara dalam mewujudkan keadilan.
Bagi lingkungan akademik, diskusi ini menjadi sarana untuk mengembangkan tradisi ilmiah yang terbuka terhadap kritik dan perbedaan pandangan. Sementara bagi masyarakat luas, kajian filsafat politik dapat membantu memperdalam pemahaman mengenai demokrasi yang tidak berhenti pada proses elektoral, tetapi juga menjamin partisipasi warga dan perlindungan hak-hak dasar.
Melalui Laboratorium Civicgov FISIP Undana, forum semacam ini diharapkan terus memperkuat dialog antara akademisi dan masyarakat dalam merespons persoalan publik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan