Larantuka, RakyatNTT.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga dan masyarakat Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, anggota Polri yang bertugas di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, meninggal dunia dalam peristiwa yang diduga merupakan pembunuhan oleh sesama anggota polisi.

Direktur Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Dadan, menegaskan bahwa perkara tersebut akan diusut hingga tuntas. Ia juga mengonfirmasi bahwa seorang tersangka telah ditetapkan dan ditahan oleh Unit Jatanras Polda Metro Jaya.

“Tentunya akan diusut tuntas. Yang jelas satu tersangka yang sudah ditahan Unit Jatanras Polda Metro Jaya,” ujar Brigjen Dadan, sebagaimana dikutip pada Minggu (18/10/2026).

Meski demikian, motif dan kronologi lengkap kematian Bharada Laurentius masih menunggu penjelasan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Ribuan Warga Sambut Kedatangan Jenazah di Larantuka

Jenazah Bharada Laurentius, putra asal Flores Timur, telah tiba di kampung halaman menggunakan pesawat Polri Casa P-4101.

Kedatangan jenazah di Bandara Gewayantana, Larantuka, disambut ribuan warga yang turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat kemudian mengiringi perjalanan jenazah menuju rumah duka di San Dominggo, Larantuka.