Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Kupang bukan hanya menjadi ajang olahraga bagi atlet bertalenta khusus, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai kesetaraan, empati dan inklusivitas kepada generasi muda.
PESONAS II 2026 dijadwalkan dibuka pada 14 Oktober 2026 mendatang. Persiapan pelaksanaan agenda nasional tersebut dibahas dalam audiensi Panitia PESONAS II bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena di Ruang Kerja Gubernur NTT, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT beserta jajaran serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
Ketua Panitia PESONAS II, Reni Marlina Un, melaporkan bahwa ajang tersebut akan diikuti 1.128 atlet penyandang disabilitas intelektual dari 25 provinsi di Indonesia.
Melki Minta Pelajar dan Mahasiswa Dilibatkan
Gubernur Melki menekankan pentingnya persiapan yang matang agar pelaksanaan PESONAS II 2026 berjalan dengan baik. Ia juga meminta agar masyarakat luas, terutama pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di Kota Kupang, dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Melki, keterlibatan generasi muda penting agar PESONAS tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang lingkungan yang inklusif.
“Pastikan kegiatan ini dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik. Libatkan siswa dan mahasiswa agar mereka turut belajar dan mengambil bagian dalam membangun lingkungan yang inklusif,” ujar Gubernur Melki.
Pelibatan generasi muda diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya kesetaraan, empati dan sportivitas.
Dengan demikian, PESONAS II 2026 tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga dari nilai sosial yang dapat diwariskan kepada masyarakat, khususnya generasi muda NTT.
Ribuan Peserta Berpotensi Gerakkan Ekonomi Kota Kupang
Selain membawa pesan sosial dan inklusivitas, PESONAS II 2026 juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kota Kupang.
Kehadiran ribuan peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, pendamping dan delegasi dari berbagai daerah berpotensi menggerakkan sejumlah sektor ekonomi masyarakat.
UMKM, kuliner, penginapan, transportasi lokal hingga kerajinan daerah diproyeksikan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan kegiatan.
Ketua Panitia PESONAS II Reni Marlina Un mengatakan rangkaian kegiatan juga akan dilengkapi dengan tur ke sejumlah destinasi wisata di Kota Kupang.
“Event ini dirangkaikan dengan tour pada sejumlah destinasi wisata di Kota Kupang,” ujarnya.
Rangkaian tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kota Kupang kepada para peserta dan delegasi yang datang dari berbagai provinsi.
Jadi Bagian dari Persiapan NTT Menuju PON 2028
Penyelenggaraan PESONAS II 2026 juga menjadi bagian dari pengalaman penting bagi NTT dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional.
GOR Oepoi Kupang akan digunakan sebagai lokasi utama pembukaan PESONAS II 2026. Pemanfaatan fasilitas olahraga tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menguji dan meningkatkan kesiapan infrastruktur daerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Dengan dukungan lintas sektor, termasuk TNI dan Polri untuk mendukung kelancaran mobilitas selama kegiatan, Pemerintah Provinsi NTT optimistis PESONAS II 2026 dapat berlangsung aman dan lancar.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, PESONAS II diharapkan menjadi momentum bagi NTT untuk menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang bersama yang merangkul semua orang tanpa membedakan kemampuan.
Melalui keterlibatan generasi muda dan masyarakat luas, PESONAS II 2026 diharapkan meninggalkan pesan yang lebih luas tentang pentingnya membangun lingkungan yang ramah, setara dan inklusif bagi seluruh warga negara. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan