So’E, RakyatNTT.ID – Kodim 1621/Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Upacara Makodim 1621/TTS, Senin (5/10/2026).

Meski berlangsung sederhana, upacara berjalan khidmat dan tertib. Momentum tersebut menjadi refleksi sekaligus peneguhan komitmen prajurit TNI untuk terus mengabdi kepada bangsa dan memperkuat kemanunggalan bersama rakyat.

Upacara dipimpin Kasdim 1621/TTS Mayor CPL Lalu Muhammad Ridwan selaku Inspektur Upacara. Sementara Pasi Log Dim 1621/TTS Kapten Inf Daniel Selan bertindak sebagai Komandan Upacara.

Iklan

Sekitar 150 peserta mengikuti rangkaian upacara yang mengusung tema “Jaga Selalu Kebersamaan Kita, TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Maju dan Makmur.”

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Nilai PRIMA jadi Pedoman Pengabdian Prajurit

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, seluruh prajurit diajak menjadikan nilai PRIMA sebagai budaya dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

PRIMA merupakan singkatan dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Kelima nilai tersebut menjadi pedoman bagi prajurit dalam meningkatkan profesionalisme sekaligus menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, prajurit juga didorong untuk terus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kedekatan dan kepercayaan masyarakat dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI.

Kasdim TTS: Kesederhanaan Tak Kurangi Makna HUT TNI

Kasdim 1621/TTS Mayor CPL Lalu Muhammad Ridwan menegaskan, kesederhanaan pelaksanaan upacara tidak mengurangi makna peringatan HUT TNI ke-81.

Menurutnya, momentum tersebut justru menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat komitmen prajurit agar senantiasa hadir dan bekerja bersama masyarakat.

“Kesederhanaan bukan berarti mengurangi semangat. Justru dari momentum ini kita semakin meneguhkan komitmen untuk terus hadir, mengabdi, dan bekerja bersama rakyat. Kekuatan TNI lahir dari kepercayaan masyarakat yang harus terus kita jaga melalui pengabdian yang tulus dan profesional,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peringatan HUT TNI bukan semata-mata tentang kemeriahan acara, tetapi menjadi momentum evaluasi dan penguatan tekad dalam menjalankan amanah pengabdian.

HUT TNI ke-81 Ditutup dengan Doa Bersama

Usai upacara, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin Pendeta Yerry Mone.

Doa bersama tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan keteguhan dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI.

Peringatan HUT TNI ke-81 di Makodim 1621/TTS menjadi gambaran bahwa kemeriahan bukanlah ukuran utama dalam sebuah perayaan.

Di balik pelaksanaan yang sederhana, terdapat tekad besar untuk terus menjaga persatuan, memperkuat pengabdian, serta membangun hubungan yang semakin erat antara TNI dan rakyat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan makmur, sekaligus menjaga keutuhan NKRI melalui pengabdian yang profesional dan tulus. (rnc26)