Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Secara teknis, metode pembagian distribusi bantuan oleh tim AKLI & APEI di Flores, didahului survei pendataan kebutuhan korban gempa. Jumlah kepala keluarga dan titik-titik lokasi yang layak menerima bantuan,” jelasnya.

Setelah pendataan dilakukan, bantuan kemudian diangkut menggunakan truk tronton untuk dibawa langsung ke titik-titik yang telah ditentukan.

Iklan

“Kami menggunakan truk tronton mengantar dan membagikan bantuan langsung kepada masyarakat,” lanjut Yohanis.

Berharap Meringankan Beban Korban Gempa

Yohanis menegaskan, aksi sosial tersebut merupakan bentuk solidaritas keluarga besar AKLI dan APEI terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascagempa yang masih membutuhkan perhatian berbagai pihak.

“Semoga bantuan yang diberikan AKLI dan APEI bisa membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah gempa bumi,” pungkas Yohanis.

Gerakan AKLI-APEI Peduli NTT sekaligus menunjukkan bahwa solidaritas berbagai elemen organisasi profesi memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.