Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sebelumnya, UNHAS memberikan gelar kehormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pada 29 April 1963 dalam bidang Ilmu Politik dan Hubungan Internasional.
UNHAS juga memberikan gelar kehormatan kepada Nelson Mandela, Presiden Afrika Selatan sekaligus tokoh penting dalam perjuangan melawan apartheid, pada 10 Agustus 2005.
Sejumlah dokumen menunjukkan Xanana Gusmão telah menerima 16 gelar Doctor Honoris Causa atau doktor kehormatan dari berbagai universitas di Portugal, Australia, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, China, Kamboja, Brasil, dan Indonesia.
Gelar tersebut antara lain berasal dari Universidade Lusíada, Universidade do Porto, Victoria University, Suncheon National University, Takushoku University, Universidade de Coimbra, Charles Darwin University, ISCSP, Universiti Malaysia Sabah, University of Melbourne, Waseda University, Universidade da Madeira, Hunan University, Cambodia University, Mackenzie Presbyterian University, dan kini Universitas Hasanuddin.
Penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa dari UNHAS menjadi pengakuan terbaru terhadap perjalanan panjang Xanana Gusmão—dari tokoh perjuangan kemerdekaan, pemimpin negara, hingga negarawan yang membawa pesan perdamaian dan rekonsiliasi ke tingkat regional maupun internasional. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan