Namun, hingga akhir September 2026, Nikson mengaku belum melihat adanya tim KJPP yang datang melakukan penilaian terhadap lahan mereka.

Kondisi tersebut membuat pemilik lahan merasa kecewa karena persoalan kompensasi dinilai terus mengalami penundaan.

Nikson juga mengatakan, persoalan tidak hanya menyangkut pembayaran kompensasi. Menurutnya, pemilik lahan juga masih menunggu kejelasan terkait Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Iklan

Pemilik Lahan Sempat Datangi Nindya Karya

Nikson mengaku telah mendatangi pihak PT Nindya Karya pada 18 September dan kembali melakukan konfirmasi pada 25 September 2026 untuk menanyakan kepastian pembayaran kompensasi.

Menurut dia, pihak Nindya Karya saat itu meminta waktu sekitar satu minggu untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah.

Namun, hingga batas waktu yang disebutkan tersebut, Nikson mengaku belum memperoleh kepastian mengenai pembayaran.

“Kepastian pembayaran kompensasi kami tidak mau tunda lama-lama lagi karena janjinya bulan April, sekarang bulan September belum ada kepastian,” ujar Nikson.

Ia mengatakan, pemilik lahan sebelumnya telah menyampaikan pilihan agar lahan mereka dikeluarkan dari area proyek apabila persoalan kompensasi tidak segera diselesaikan.