Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Trump juga menyebut Amerika Serikat telah menargetkan radar, sistem rudal, serta kemampuan Iran yang berkaitan dengan pemasangan ranjau di sekitar Selat Hormuz.
Perkembangan konflik tersebut menjadi perhatian investor karena gangguan terhadap jalur distribusi energi di Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan tekanan inflasi global.
Data Tenaga Kerja AS Tekan Dolar
Sentimen lain datang dari perekonomian Amerika Serikat. Data pasar tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan turut memberikan tekanan terhadap dolar AS.
Data ADP Employment Change menunjukkan jumlah pekerja sektor swasta di AS bertambah 38.000 pada Agustus. Angka tersebut berada di bawah perkiraan pasar sebesar 47.000 dan lebih rendah dibandingkan kenaikan sebelumnya yang mencapai 46.000.
Data tersebut memperkuat perhatian pasar terhadap kondisi perekonomian AS dan arah kebijakan moneter Federal Reserve atau The Fed.
Pasar Spekulasi Kebijakan Suku Bunga The Fed
Di sisi lain, pelaku pasar meningkatkan spekulasi mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed.
Sikap Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang dinilai lebih tegas terhadap inflasi dalam Simposium Jackson Hole turut menjadi perhatian investor.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan