SEBA, RakyatNTT.IDPemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. Upaya tersebut diperkuat melalui sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Wawan Burhanuddin, bersama Wakil Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Bidang Ketenagakerjaan, Brian Permana Putra, di ruang kerja Wakil Bupati Sabu Raijua, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi terkait kepesertaan sekaligus memperluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sabu Raijua, terutama bagi kelompok masyarakat pekerja yang membutuhkan perlindungan jaminan sosial.

Iklan

Dalam pertemuan itu dibahas dukungan pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sabu Raijua yang berasal dari berbagai sumber. Dukungan tersebut mencakup anggaran Pemerintah Provinsi NTT serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sabu Raijua.

Sinergi pembiayaan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan semakin banyak masyarakat pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Perlindungan tersebut tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga diharapkan dapat menjangkau kelompok pekerja lainnya yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja dan Keluarga

Program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan ketika terjadi risiko tertentu.

Salah satu manfaatnya adalah santunan bagi ahli waris apabila peserta meninggal dunia. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi kondisi ekonomi setelah kehilangan anggota keluarga yang menjadi pekerja.

Selain itu, terdapat pula manfaat beasiswa pendidikan bagi anak atau ahli waris peserta yang memenuhi ketentuan program. Manfaat tersebut menjadi salah satu bentuk perlindungan jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak.

Dengan demikian, risiko yang dialami seorang pekerja tidak serta-merta menyebabkan pendidikan anak terhenti akibat persoalan ekonomi.

Perlindungan Pekerja Merupakan Investasi Sosial

Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly, menegaskan bahwa perlindungan terhadap pekerja harus dipandang sebagai investasi sosial bagi keluarga dan masa depan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memiliki tanggung jawab mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga memastikan pekerja mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan pekerjaannya.

“Jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting karena manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh pekerja, tetapi juga oleh keluarga. Ketika terjadi risiko kematian, ada santunan bagi ahli waris dan ada manfaat beasiswa bagi anak. Ini merupakan bentuk perlindungan nyata yang harus terus kita perluas,” ujar Thobias Uly.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Sabu Raijua, Pemerintah Provinsi NTT dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat pekerja di wilayah kepulauan tersebut mendapatkan perlindungan.

Pekerja Informal hingga Nelayan Didorong Terlindungi

Thobias Uly juga mendorong perangkat daerah terkait untuk melakukan koordinasi dan pemetaan terhadap kelompok pekerja yang belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kelompok tersebut antara lain pekerja sektor informal, petani, nelayan, pelaku UMKM serta kelompok pekerja lainnya yang memiliki risiko pekerjaan.

Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan juga harus terus dilakukan kepada masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat baru memahami pentingnya BPJS Ketenagakerjaan setelah terjadi musibah. Karena itu, edukasi dan perluasan kepesertaan harus terus dilakukan,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut didampingi Plt. Kepala Dinas Transmigrasi, Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sabu Raijua serta Sekretaris Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Sabu Raijua berharap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat pekerja.

Bagi pemerintah daerah, perlindungan pekerja bukan sekadar pemenuhan kewajiban program, melainkan bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga, memberikan kepastian ketika terjadi risiko kerja, serta memastikan masa depan dan pendidikan anak tetap terjamin. (rnc)