“Tanpa data yang akurat, R3P yang kita susun berisiko tidak sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak,” kata Yohanes.

Tanggap Darurat dan Persiapan Pemulihan Berjalan Paralel

Dengan status tanggap darurat yang diperpanjang hingga 26 September 2026, persiapan pemulihan tidak menunggu sampai seluruh tahapan darurat selesai.

Kegiatan tanggap darurat dan persiapan pemulihan berjalan secara paralel. Hal ini dilakukan karena penyusunan R3P memiliki batas waktu 90 hari sejak penetapan status darurat bencana.

Pemerintah Provinsi NTT menargetkan dokumen R3P selesai sekitar pertengahan November 2026.

Dokumen tersebut nantinya berlaku selama tiga tahun dan menjadi pedoman resmi sekaligus kriteria kesiapan atau readiness criteria dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak gempa Flores.

Dari Angka Menjadi Peta

Untuk meningkatkan akurasi data, tim gabungan memanfaatkan teknologi geospasial, termasuk pemetaan udara menggunakan drone serta fitur geotagging pada telepon pintar.

Teknologi tersebut membantu tim mendeteksi sekaligus mengoreksi anomali data di lapangan. Misalnya, titik koordinat fasilitas umum yang tidak presisi atau justru berada di luar wilayah administrasi yang seharusnya.