Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Lewoleba, RakyatNTT.ID – Seorang lanjut usia (lansia) berinisial YS alias Yosef (71), warga Desa Umaleu, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok kebun di wilayah Desa Rumang, Kecamatan Buyasuri, Sabtu (26/9/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah mengalami pembusukan setelah sekitar satu minggu tidak kembali ke rumah dan tidak memberikan kabar kepada keluarga.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh istrinya, BT alias Bernadete (69), saat mendatangi kebun di Wei Uaq untuk mencari keberadaan korban.
Bernadete sebelumnya mengetahui bahwa korban pergi ke kebun pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Sejak saat itu, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Istri Cari Korban ke Kebun
Bernadete memutuskan mendatangi pondok kebun pada Sabtu pagi karena khawatir dengan kondisi suaminya.
Sebelumnya, korban sempat mengeluhkan gangguan kesehatan berupa sesak napas. Pada Jumat (18/9/2026), korban bahkan sempat diantar menantunya, RL alias Rafael, untuk memeriksakan kondisi kesehatannya kepada dokter praktik.
Keesokan harinya, korban pergi ke kebun di Wei Uaq.
Pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 07.00 Wita, Bernadete mendatangi pondok tersebut. Saat membuka pintu, ia mendapati suaminya sudah meninggal dunia di atas tempat tidur.
Bernadete kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada keluarga dan pihak Kepolisian Sektor Buyasuri.
Sempat Ditemui Keponakan
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih sempat ditemui keponakannya, Yoseph Saruang (29).
Yoseph mengatakan dirinya datang ke kebun korban pada Minggu (20/9/2026) untuk mengambil pukat atau jaring ikan.
Saat itu, ia masih melihat korban dalam kondisi beraktivitas. Korban sedang memasak sayur dan ubi rebus dan sempat menawarkan makanan kepada keponakannya.
Namun, Yoseph menolak tawaran tersebut dan kemudian kembali ke rumahnya di Desa Umaleu.
Beberapa hari kemudian, tepatnya Sabtu (26/9/2026), Yoseph menerima kabar dari keluarga bahwa pamannya telah ditemukan meninggal dunia di pondok kebun.
Polisi dan Puskesmas Datang ke Lokasi
Setelah menerima laporan, personel Polsek Buyasuri mendatangi lokasi penemuan jenazah.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Wairiang untuk melakukan penanganan medis terhadap korban.
Jenazah dievakuasi dari pondok kebun menuju Puskesmas Wairiang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis.
Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Moses Samson Robiwila. Dari hasil pemeriksaan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan sehingga sulit dikenali secara fisik.
Korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Keluarga Pilih Langsung Dimakamkan
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, pihak keluarga meminta agar jenazah segera dibawa pulang ke rumah duka.
Permintaan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan.
Jenazah kemudian dibawa pulang dan dimakamkan pada Sabtu (26/9/2026) siang.
Hingga kini, penemuan meninggalnya warga lanjut usia tersebut masih menjadi perhatian keluarga dan masyarakat setempat. Kepolisian bersama pihak medis telah melakukan penanganan sesuai prosedur setelah menerima laporan dari keluarga. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan