Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ribuan lulusan yang mengenakan toga tampak terdiam menyaksikan gambaran kondisi masyarakat Flores yang terdampak bencana.
Wisudawan Teteskan Air Mata
Momen “Doa Untuk Flores” semakin menyentuh ketika sejumlah wisudawan terlihat menundukkan kepala.
Sebagian dari mereka bahkan tampak meneteskan air mata sambil mengangkat atau melambaikan tangan sebagai bentuk ungkapan doa dan solidaritas bagi masyarakat Flores.
Tangis yang pecah di tengah prosesi wisuda menjadi gambaran bahwa kebahagiaan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tidak serta-merta membuat para lulusan melupakan kondisi saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi musibah.
Bagi para wisudawan, momen tersebut menjadi ruang untuk sejenak menghentikan perayaan dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah gempa.
“Doa Untuk Flores” Jadi Pesan Solidaritas
“Doa Untuk Flores” menghadirkan suasana berbeda dalam prosesi wisuda Undana kali ini.
Di tengah pencapaian akademik yang dirayakan para lulusan, perhatian diarahkan kepada kondisi masyarakat yang terdampak bencana.
Tayangan mengenai kerusakan infrastruktur pendidikan dan fasilitas umum sekaligus memperlihatkan bahwa dampak gempa tidak hanya menyentuh persoalan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan