Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menegaskan bahwa pembangunan kehidupan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran bersama gereja, keluarga, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten TTU terus berupaya memberikan perhatian terhadap kehidupan umat dan rumah-rumah ibadah sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.
Bupati Falentinus juga mengajak umat St. Mikhael Bitefa untuk menjadikan gereja yang telah berdiri sebagai awal perjalanan iman yang baru.
Gereja, katanya, harus menjadi tempat tumbuhnya keluarga yang kuat dalam iman, anak-anak yang mengenal Tuhan, generasi muda yang memiliki harapan, serta semangat melayani dan peduli terhadap sesama.
“Rawatlah gereja ini, tetapi lebih dari itu, rawatlah persaudaraan yang telah membuat gereja ini berdiri. Jangan biarkan semangat gotong royong berhenti setelah pembangunan selesai,” pesannya.
Uskup Atambua Dorong Umat Semakin Aktif dalam Kehidupan Menggereja
Pada kesempatan yang sama, Uskup Atambua, Yang Mulia Mgr. Dominikus Saku, Pr., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Gereja St. Mikhael Bitefa.
Ia mengakui bahwa perjalanan pembangunan gereja tersebut tidak mudah dan sempat terhenti selama beberapa tahun.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan