Ia mendorong gereja untuk berperan dalam memperkuat berbagai aspek kehidupan umat, termasuk keluarga, pendidikan, pembentukan karakter, kerukunan, dan pengembangan ekonomi.

Dalam bidang keluarga dan pendidikan, gereja diharapkan dapat mendukung Program Jam Belajar. Sementara itu, dalam bidang ekonomi, gereja didorong untuk mendukung program One Village One Product (OVOP) atau satu desa satu produk.

Menurut Gubernur Melki, peran tersebut penting untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih kuat, meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan, serta membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Iklan

Di akhir sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Gereja St. Mikhael Bitefa diharapkan menjadi rumah iman yang hidup, rumah persaudaraan, rumah pelayanan, sekaligus mercusuar yang memberikan arah dan harapan bagi masyarakat.

Buah Iman dan Gotong Royong

Sementara itu, Bupati TTU, Falentinus Kebo, dalam sekapur sirihnya mengatakan bahwa pentahbisan dan peresmian Gereja St. Mikhael Bitefa bukan sekadar peresmian sebuah bangunan.

Menurutnya, gereja tersebut merupakan buah dari iman, pengorbanan, gotong royong, dan kesetiaan umat yang terus menjaga harapan meskipun proses pembangunan sempat menghadapi berbagai tantangan dan terhenti.