Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama panitia KKN diminta memastikan seluruh mahasiswa terdata dan memperoleh tempat yang aman. Pendampingan juga disiapkan bagi mahasiswa yang mengalami luka, kehilangan anggota keluarga, kerusakan tempat tinggal, maupun dampak psikologis akibat bencana.
Meski seluruh mahasiswa ditarik dari lokasi KKN, UNIKA tetap membuka kesempatan bagi mahasiswa yang berada dalam kondisi aman dan secara sukarela ingin terlibat sebagai relawan kemanusiaan.
Mahasiswa yang menjadi relawan nantinya akan ditempatkan secara terkoordinasi dan tidak lagi menjalankan kegiatan tersebut sebagai bagian dari kewajiban KKN.
Mereka akan membantu masyarakat berdasarkan kompetensi, kebutuhan di lapangan, serta arahan pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana.
“Kami tidak ingin mahasiswa datang ke lokasi bencana tanpa koordinasi dan justru menambah risiko. Karena itu, kegiatan kerelawanan harus aman, terorganisasi, sesuai kompetensi, dan berada dalam koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar Rektor.
UNIKA Bentuk Posko Tanggap Darurat Gempa
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan, UNIKA Santu Paulus Ruteng juga membentuk Posko Tanggap Darurat Gempa UNIKA Santu Paulus Ruteng.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan