Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang masih bertahan di pengungsian setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores.
Di lokasi pengungsian, Prabowo meninjau sejumlah pelayanan pemerintah bersama TNI dan Polri. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelayanan Dapur Lapangan Polri serta Mobil Water Treatment yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan dan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Kehadiran Presiden di tengah pengungsi menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang masih menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Prabowo juga melihat secara langsung pelayanan jajaran Polri yang menyediakan makanan, air bersih, serta air siap minum bagi masyarakat di posko pengungsian.
Kapolda NTT: Kehadiran Presiden jadi Motivasi Personel
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko mengatakan kehadiran Presiden Prabowo di tengah masyarakat terdampak menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
“Kehadiran Bapak Presiden menunjukkan bahwa negara hadir untuk masyarakat. Kami akan terus memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan tetap berada bersama mereka selama masa tanggap darurat,” ujar Rudi.
Menurutnya, penanganan masyarakat terdampak bencana tidak hanya dilakukan di lokasi pengungsian yang mudah dijangkau.
Jajaran Polda NTT juga terus melakukan penyisiran dan menjangkau masyarakat yang berada di wilayah sulit diakses akibat longsor, jalan terputus, maupun kondisi medan yang berat.
Polri Tembus 12 Lokasi Terisolasi
Sejak hari-hari pertama setelah gempa, personel Polri di bawah koordinasi Kapolda NTT telah dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah yang terisolasi.
Personel membawa makanan, minuman, sembako dan obat-obatan. Selain mendistribusikan bantuan, petugas juga memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Sedikitnya terdapat 12 lokasi terisolasi yang menjadi sasaran penjangkauan Polri, yakni:
- Satar Kampas
- Reo
- Dimpong
- Pulau Palue
- Tendakinde
- Nioniba
- Pulau Longgos
- Urang
- Galo Mangu
- Wajomara
- Tango Bali
- Landor
Untuk mencapai lokasi tersebut, personel harus menempuh perjalanan selama berjam-jam dengan kondisi medan yang tidak mudah.
Sebagian personel menggunakan kapal dan berjalan kaki. Sementara bantuan lainnya dikirim melalui udara menggunakan helikopter Polri.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan kemanusiaan tidak hanya berhenti di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga dapat diterima masyarakat yang berada di daerah terpencil dan terisolasi.
Bawa Bantuan Pokok hingga Layanan Kesehatan
Di lokasi-lokasi terisolasi, personel Polri membawa berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Bantuan tersebut meliputi makanan, minuman, sembako hingga obat-obatan. Petugas juga memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Langkah ini menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Flores.
Kapolda NTT menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan melalui kerja bersama antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait.
Kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat menjadi salah satu fokus utama, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan akses terbatas.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak menghadapi kondisi ini sendirian. Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder akan terus berada di tengah masyarakat,” tegas Rudi.
Kunjungan Prabowo jadi Penyemangat Korban Gempa
Kunjungan Presiden Prabowo ke Nagekeo tidak hanya menjadi momentum untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung, tetapi juga memberikan semangat bagi warga dan personel yang masih bertugas di lapangan.
Di tengah keterbatasan akibat bencana, aparat tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Mulai dari penyediaan makanan, distribusi air bersih dan air siap minum, bantuan logistik hingga pelayanan kesehatan terus dilakukan untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat.
Pemerintah bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi agar kebutuhan warga terdampak gempa, termasuk mereka yang berada di wilayah terisolasi, dapat terpenuhi hingga proses pemulihan berjalan.
Kehadiran Presiden Prabowo di tengah pengungsi sekaligus menegaskan pesan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak berjalan sendiri. Negara bersama seluruh unsur kemanusiaan terus hadir untuk mendampingi masyarakat hingga kondisi berangsur pulih. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan