Menurut I Made, kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan seperti Alor masih cukup besar. Karena itu, penelitian lapangan diperlukan agar dukungan pembangunan benar-benar diarahkan pada kebutuhan yang paling prioritas.

“Kalau kita hanya melihat dari atas, tentu tidak semuanya bisa terlihat. Karena itu kami turun langsung untuk melihat apa yang menjadi prioritas di daerah ini dan program apa yang paling dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Alor menyambut baik penelitian tersebut dan mendorong seluruh perangkat daerah terkait memberikan data secara faktual. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI AD, perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat perencanaan pembangunan serta memastikan setiap program memberikan manfaat jangka panjang. (rnc)

Iklan