Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Keterbatasan anggaran daerah membuat seluruh kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi secara bersamaan. Karena itu, pemerintah daerah menilai kolaborasi dengan pemerintah pusat, TNI AD, perguruan tinggi dan berbagai pihak menjadi penting untuk mempercepat pembangunan.
Pemkab Alor Dorong Pembangunan Infrastruktur Perbatasan
Selain membahas kebutuhan infrastruktur dasar, Pemkab Alor juga menyoroti posisi strategis daerah sebagai wilayah perbatasan negara.
Kabupaten Alor memiliki wilayah laut yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL). Kondisi ini membuat pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi negara.
Salah satu kebutuhan yang terus didorong pemerintah daerah adalah pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Pemkab Alor bersama masyarakat bahkan telah menyediakan sekitar 10 hektare lahan untuk mendukung rencana pembangunan tersebut.
“Kami sudah cukup lama bergumul untuk pembangunan PLBN. Pemerintah daerah dan masyarakat telah menyediakan sekitar 10 hektare lahan. Ini tetap menjadi perhatian dan harapan kami,” ungkap Melkisedek.
Menurutnya, masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan juga membutuhkan akses pelayanan publik dan fasilitas dasar yang memadai.
Seskoad Teliti Dampak Program Bakti TNI
Kolonel Inf. I Made Suharsana, Dosen sekaligus Koordinator Lapangan Tim Seskoad, mengatakan kedatangan tim ke Alor merupakan bagian dari penelitian terhadap program-program Bakti TNI AD yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan