Besaran bantuan yang diberikan mencapai Rp15 juta untuk setiap korban meninggal dunia dan diserahkan kepada perwakilan keluarga.

Selain bantuan untuk keluarga korban, Tito juga menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta kepada dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan pemerintah desa memenuhi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat maupun proses pemulihan pascabencana.

Iklan

Kemendagri Tegaskan Negara Hadir

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, kunjungan langsung pejabat pemerintah ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Percayalah, negara hadir,” tegas Safrizal.

Ia menjelaskan, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan. Pemerintah juga memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif, mulai dari tahap tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi

Safrizal menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penanganan dampak gempa di Manggarai Timur.