Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Artur, perusahaan menargetkan kadar kemurnian garam mencapai 98 persen pada 2026. Angka tersebut menunjukkan kandungan natrium klorida (NaCl) yang sangat tinggi dengan tingkat senyawa pengotor yang rendah.
“Kami menargetkan di sini kemurniannya 98 persen, karena tahun lalu masih 95 persen. Itu sudah berat karena tanah di sini masih banyak mengandung mikrobiologi seperti gas dan limbah ternak sapi yang sepanjang tahun memengaruhi air laut,” ujar Artur.
Ia menyebut pencapaian kadar kemurnian 98 persen menjadi salah satu capaian penting bagi industri garam di Nagekeo.
“Purity 98 persen ini di Indonesia baru di kita, baru di Nagekeo, dan kita baru capai tahun ini,” katanya.
Target Produksi Garam 20.000 Ton
Selain peningkatan kualitas, PT Cheetham Salt Indonesia juga menargetkan peningkatan volume produksi pada 2026. Perusahaan menargetkan produksi mencapai 20.000 ton garam tahun ini.
Artur menjelaskan, proses panen dilakukan setiap 35 hari. Dalam satu meja produksi, rata-rata dapat dihasilkan sekitar 90 ton garam.
“Setiap 35 hari panen dan untuk satu meja hasilkan 90 ton. Kita targetkan 20.000 ton tahun ini. Tahun lalu hasilnya 11.000 ton, baru setengahnya, dan tahun ini dengan dukungan cuaca panas kita berharap meningkat,” jelasnya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan