Dari total bantuan tersebut, sebanyak 12,8 ton senilai Rp720.965.175 disalurkan untuk masyarakat di sekitar SD Inpres Robo.

Sementara itu, bantuan untuk posko di Manggarai Timur mencapai 52,9 ton dengan nilai Rp2.285.687.700.

Bantuan tersebut disiapkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak serta masukan dari tenaga kesehatan yang lebih dahulu memberikan pelayanan kepada para korban gempa.

Iklan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan dari Jawa Timur diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

“Dukungan dari Jawa Timur diberikan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. Kami ingin saudara-saudara kita di NTT merasa tidak sendirian,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan wujud gotong royong untuk membantu masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap awal pemulihan.

Solidaritas tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bantuan bagi masyarakat terdampak, tetapi juga dukungan khusus kepada pegawai Bank NTT yang ikut merasakan dampak gempa. (rnc)