Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – PT Sarihusada Generasi Mahardhika bersama K-24 Group menetapkan tiga daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai prioritas pelaksanaan program intervensi pencegahan stunting.
Komitmen tersebut diumumkan dalam Festival Sehat Ceria si-Kecil yang digelar di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Kamis (23/7/2026).
Festival bertema “Anak Sehat, Indonesia Hebat” ini dihadiri Gubernur NTT yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes, Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, serta ribuan orang tua bersama anak-anak dari berbagai Posyandu di Kota Kupang.
Kolaborasi Perluas Edukasi Pencegahan Stunting
Sales Director PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Rizki Imam Ardhi, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk memperluas akses edukasi dan layanan nutrisi bagi masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Menurut Rizki, selama lebih dari 71 tahun Sarihusada terus berkomitmen memenuhi kebutuhan nutrisi anak Indonesia sekaligus mendukung berbagai program pemerintah dalam pencegahan stunting.
Festival tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional sekaligus kelanjutan kampanye Generasi Maju Bebas Stunting yang dijalankan Sarihusada sejak 2023.
“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua bahwa tumbuh kembang anak harus dipantau secara rutin dan komprehensif,” ujar Rizki.
Gerai Apotek K-24 jadi Pusat Edukasi dan Skrining
Usai pelaksanaan festival, Sarihusada bersama K-24 Group menegaskan komitmennya memperluas akses layanan pencegahan stunting melalui jaringan Apotek K-24, terutama di wilayah NTT yang masih memiliki prevalensi stunting cukup tinggi.
Rizki menjelaskan, terdapat dua fokus utama yang akan dijalankan dalam program tersebut, yakni menyediakan layanan skrining sebagai media edukasi bagi keluarga mengenai stunting serta melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Selain memanfaatkan jaringan apotek, program juga akan menjangkau sekolah-sekolah melalui kegiatan jemput bola yang melibatkan para apoteker.
“Kami akan bekerja sama dengan para apoteker di gerai-gerai K-24 dan juga melakukan kegiatan jemput bola ke sekolah-sekolah,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di NTT agar program penanggulangan stunting dapat berjalan lebih efektif.
Meski prevalensi stunting di NTT terus menunjukkan tren penurunan, jumlah anak yang terdampak masih mencapai lebih dari 200 ribu sehingga memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
Tingkatkan Literasi Orang Tua
Founder dan CEO Apotek K-24, dr. Gideon Hartono, menilai stunting tidak hanya disebabkan oleh kekurangan nutrisi, tetapi juga rendahnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh, gizi seimbang, dan pemantauan tumbuh kembang anak.
Menurutnya, edukasi menjadi faktor penting agar orang tua mampu melakukan deteksi dini dan memastikan anak memperoleh kesempatan tumbuh secara optimal.
“Kami ingin meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang, dan deteksi dini agar setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan optimal,” ujarnya.
Saat ini Apotek K-24 memiliki lebih dari 880 gerai yang tersebar di 172 kabupaten/kota pada 29 provinsi di Indonesia. Selain menyediakan obat, vitamin, susu, dan alat kesehatan, jaringan apotek tersebut juga menghadirkan layanan konsultasi apoteker, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, hingga layanan telemedicine melalui K24Klik.
Gideon berharap keterlibatan sektor swasta dapat memperkuat langkah pemerintah dalam menekan angka stunting di NTT melalui layanan kesehatan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa K-24 terus memperkuat ekosistem layanan kesehatan melalui PT KDE Pharmaceutical Trading & Distribution yang mendistribusikan lebih dari 4.000 jenis obat dan alat kesehatan ke berbagai daerah di Indonesia. (rnc04)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan